AD / ART

RANCANGAN

ANGGARAN   DASAR

( AD )

 

IKATAN ALUMNI HEALING SPIRITUAL QUOTIENT INDONESIA

( IKNI HSQI )

PERIODE  2013 – 2017

BAB I

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal  1

Organisasi ini bernama Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia disingkat IKNI HSQI dibentuk di Jakarta pada tanggal 29 Januari  2013 untuk jangka waktu yang tidak di tentukan dan dideklarasikan di Gedung Utama Kemennakertrans  Jalan TMP Kalibata  No.17  Jakarta Selatan.

Pasal 2

  1. Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) berkedudukan di DKI Jakarta, Ibu Kota Negara Republik Indonesia.
  2. Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) dapat membuat Cabang atau perwakilan di tempat lain, baik di Dalam maupun Luar Wilayah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan  Rapat Pengurus.

BAB  II

ASAS, TUJUAN DAN KEGIATAN

Pasal 3

Organisasi Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) berazaskan Agama Resmi yang diakui Negara Republik Indonesia  serta berdasarkan Pancasila dan Undang Undang  Dasar 1945

Pasal  4

Tujuan

Tujuan Organisasi Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) adalah:

  1. Sebagai wadah untuk saling menguatkan antar praktisi, pengobatan alternatif HSQ Indonesia.
  2. Menciptakan rasa kepedulian yang tinggi atas kepentingan kemanusiaan dan pembangunan bangsa.
  3. Membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan bagi rakyat Indonesia dalam mewujudkan kesehatan masyarakat
  4. Untuk meningkatkan rasa nasionalisme, guna memperkokoh  persatuan dan kesatuan bangsa  dalam NKRI
  5. Mencegah kegiatan praktisi, pengobatan alternatif HSQ yang tidak mempunyai legalitas formal dan tidak bertanggung jawab dengan merugikan warga masyarakat  Indonesia.
  6. Sebagai wahana kepedulian atas kesehatan, perikemanusiaan, pelanggaran HAM dan stabilitas  nasional

Pasal 5

Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud pada pasal 4, Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) membuat Bidang-Bidang sebagai berikut :

  1. Bidang Sosial dan Budaya
  2. Bidang Pendidikan dan Pelatihan
  3. Bidang Penelitian dan Pengembangan
  4. Bidang Humas dan kerjasama Dalam dan Luar Negeri

BAB III

BENDERA, LAMBANG DAN ETIKA

 

Pasal  6

Bendera

Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI)  mempunyai  bendera pusaka berwarna pelangi  dengan logo gambar lingkaran bundar, sebagai pengikat Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam NKRI.

Pasal 7

Filosofi Lambang

  1. Lingkaran bundar menggambarkan bingkai pengikat Persatuan dan Kesatuan Bangsa  dari berbagai suku, agama, ras dan golongan.
  2. Warna-warni dilingkaran tengah menggambarkan perkumpulan alumni HSQ Indonesia dari berbagai kalangan Kementerian, LPNK, BUMN, TNI, POLRI, Swasta, dan Perguruan Tinggi dan masyarakat sebagai  Pelopor Upaya Bersama Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia.
  3. Warna merah, jingga, kuning, biru, hijau, nila dan ungu menggambarkan Sapta  cakra HSQ yang menghasilkan energi Ilahi dahsyat untuk mencapai kesuksesan, sehat lahir batin, bahagia dan kedamaian dalam kerangka NKRI

Pasal 8

Etika

IKNI HSQI berjiwa nasionalisme, terbuka dan komitmen serta berbudi luhur dan menolong antar sesama serta saling hormat menghormati dengan  tidak membedakan Suku, Agama, Ras, Golongan  dan Keturunan

BAB IV

SUSUNAN ORGANISASI

 

Pasal  9

Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI) mempunyai susunan organisasi :

  1. Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI)
  2. IKNI HSQI Unit Instansi Kementerian, LPNK, TNI, POLRI, BUMN, Perusahaan, Swasta dan Perguruan Tinggi.
  3. IKNI HSQI  Wilayah  Provinsi
  4. IKNI HSQI  Kabupaten/Kota
  5. IKNI HSQI  Luar Negeri

Pasal   10

  1.    Pengurus IKNI HSQI terdiri dari  :
    1. Penanggung Jawab
    2. Dewan Penasehat
    3. Dewan Pembina
    4. Dewan Bantuan Hukum
    5. Ketua Umum
      1. f.      2 (dua)  orang Ketua

1)      Ketua I meliputi Bidang Sosial dan Budaya, Pendidikan dan Pelatihan.

2)      Ketua II meliputi Bidang Penelitian dan Pengembangan,  Bidang Humas dan Kerjasama Dalam dan Luar Negeri

  1. Sekretaris  Umum
  2. 1 (satu)  Sekretaris
  3.   Bendahara Umum dan 1 (satu)  orang Bendahara.
  4.   Empat orang Ketua Bidang
    1. Sekretariat
  1. Ketua Umum Fokkus Babinrohis Nasional, karena jabatannya, sebagai Penanggung Jawab IKNI HSQI
  1. Sekretais Jenderal Fokkus Babinrohis, karena jabatannya, sebagai Penasehat IKNI HSQI, dibantu oleh seorang dari Anggota IKNI HSQI
  1. Pimpinan Trainer  Healing Spiritual Quotient Center, karena jabatannya sebagai Dewan Pembina IKNI HSQI, dibantu oleh seorang dari Anggota IKNI HSQI.
  1. Anggota Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient  karena pendidikan hukum, pengacara atau pengalaman di bidang hukum, maka sebagai  Dewan Bantuan Hukum IKNI HSQI.
  1.  Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan, sebagian keuntungan dikembalikan kepada IKNI HSQI sebagai tanggung jawab sosial Perusahaan.
  1. Pengurus IKNI HSQI diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Umum Fokkus Babinrohis Nasional  atas usul Sekretaris Jenderal Fokkus Babinrohis Nasional  berdasarkan   hasil kesepakatan/persetujuan Musyawarah Nasional IKNI HSQI.
  1. Tugas Pokok IKNI HSQI adalah mengkoordinasikan dan mengarahkan agar pelaksanaan organisasi berjalan sesuai dengan AD/ART dan Program Kerja Organisasi.
  1. Jumlah anggota pengurus IKNI HSQI disesuaikan dengan perkembangan organisasi yang dipilih dan ditetapkan oleh Musyawarah Nasional.
  1. Pengurus DPP IKNI HSQI  dikukuhkan oleh Ketua Umum Fokkus Babinrohis Nasional.

Pasal  11

  1. Pengurus IKNI HSQI  Unit Instansi Kementerian, LPNK, TNI dan POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi terdiri dari  :

1)      Penasehat

2)      Pembina

3)      Ketua dan Wakil Ketua

4)      Sekretaris dan Wakil Sekretaris

5)      Bendaharan dan Wakil Bendahara

6)      Beberapa orang Ketua Bidang

  1. Tugas Pokok Pengurus IKNI HSQI  Unit Instansi Kementerian, LPNK, TNI dan POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi  adalah mengkoordinasi-kan dan menggerakkan IKNI HSQI di Instansi Kementerian, LPNK, TNI,  POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi.
  2. Jumlah Anggota Pengurus IKNI HSQI  Unit Instansi Kementerian, LPNK, TNI dan POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi disesuikan dengan kebutuhan organisasi  yang dipilih dan ditetapkan oleh  Instansi Kementerian, LPNK, TNI,  POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi yang bersangkutan.
  3. Susunan Pengurus IKNI HSQI  Unit Instansi Kementerian, LPNK, TNI dan POLRI, BUMN, Perusahaan Swasta dan Perguruan Tinggi dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP  IKNI HSQI

Pasal  12

  1. Pengurus IKNI HSQI   Provinsi terdiri dari  :

1)      Penasehat

2)      Pembina

3)      Ketua dan Wakil Ketua

4)      Sekretaris dan Wakil Sekretaris

5)      Bendaharan dan Wakil Bendahara

6)      Beberapa orang Ketua Bidang

  1. Ketua Fokkus Babinrohis Nasional Provinsi, karena jabatannya, sebagai Penasehat  Jawab IKNI HSQI.
  1. Sekretaris Fokkus Babinrohis Provinsi, karena jabatannya, sebagai Pembina IKNI HSQI, dibantu oleh seorang dari Anggota IKNI HSQI
  1. Ketua dan Sekretaris dan anggota pengurus lainnya,  dipilih dari anggota IKNI HSQI yang berdomisili di Provinsi tersebut.
  1. Ketua IKNI HSQI Propinsi bertanggung jawab kepada Ketua Umum DPP IKNI HSQI.
  1. Tugas Pokok Pengurus IKNI HSQI Provinsi adalah mengkoordinasikan dan menggerakkan IKNI HSQI Provinsi, Kabupaten/Kota yang berada di lingkugannya.
  1. Jumlah Anggota Pengurus IKNI HSQI Provinsi disesuaikan dengan kebutuhan organisasi daerah  yang dipilih dan ditetapkan oleh musyawarah Daerah.
  1. Pengurus IKNI HSQI Provinsi  dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP  IKNI HSQI.

Pasal  13

  1. Pengurus IKNI HSQI  Kabupaten/Kota terdiri dari  :
    1. Penasehat
    2. Pembina
    3. Ketua dan Wakil Ketua
    4. Sekretaris dan Wakil Sekretaris
    5. Bendaharan dan Wakil Bendahara
    6. Beberapa orang Ketua Bidang

Jumlah angota pengurus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi daerah tingkat

Kabupaten/Kota.

  1. Ketua Fokkus Babinrohis Nasional Kabupaten/Kota, karena jabatannya, sebagai Penasehat/Penanggung  Jawab IKNI HSQI.
  1. Sekretaris Fokkus Babinrohis Kabuapten/Kota, karena jabatannya, sebagai Pembina IKNI HSQI, dibantu oleh seorang dari Anggota IKNI HSQI
  1. Ketua dan Sekretaris dan anggota pengurus lainnya,  dipilih dari anggota IKNI HSQI yang berdomisili di Kabupaten/Kota  tersebut.
  1. Ketua IKNI HSQI Kabupaten/Kota bertanggung jawab kepada Ketua  DPW Propinsi  IKNI HSQI.
  1. Tugas Pokok Pengurus IKNI HSQI Kabupaten/Kota adalah mengkoordinasikan dan menggerakkan IKNI HSQI  Kabupaten/Kota.
  1. Pengurus IKNI HSQI Kabupaten/Kota dikukuhkan oleh Ketua DPW IKNI HSQI Provinsi

Pasal  14

  1. Pengurus IKNI HSQI  Luar Negeri  terdiri dari  :
    1. Penasehat
    2. Pembina
    3. Ketua dan Wakil Ketua
    4. Sekretaris dan Wakil Sekretaris
    5. Bendaharan dan Wakil Bendahara
    6. Beberapa orang Ketua Bidang

Jumlah angota pengurus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi di Luar Negeri.

  1. Ketua Fokkus Babinrohis Nasional Luar Negeri, karena jabatannya, sebagai Penasehat/Penanggung  Jawab IKNI HSQI Luar Negeri.
  2. Sekretaris Fokkus Babinrohis Luar Negeri, karena jabatannya, sebagai Pembina IKNI HSQI, dibantu oleh seorang dari Anggota IKNI HSQI
  3. Ketua dan Sekretaris dan anggota pengurus lainnya,  dipilih dari anggota IKNI HSQI yang berdomisili di Luar Negeri tersebut.
  4. Ketua IKNI HSQI Luar Negeri  bertanggung jawab kepada Ketua  Umum DPP IKNI HSQI.
  5. Tugas Pokok Pengurus IKNI HSQI Luar Negeri adalah mengkoordinasikan dan menggerakkan IKNI HSQI  yang berada di Luar Negeri.
  6. Pengurus IKNI HSQI Luar Negeri  dikukuhkan oleh Ketua Umum  IKNI HSQI.

BAB V

MASA JABATAN

Pasal 15

Masa jabatan Pengurus IKNI HSQI Instansi Kementerian, LPNK, TNI, POLRI, Perusahaan Swasta, Perguruan  Tinggi dan Luar Negeri, baik di Pusat, Daerah dan di Luar Negeri ditetapkan selama 5 tahun dan  dapat diangkat kembali hanya sampai dengan periode kedua berdasarkan hasil Musyawarah Nasional/Daerah.

Pasal 16

Pengurus IKNI HSQI  Pusat, Daerah dan Luar   Negeri berhenti dari jabatannya apabila yang bersangkutan :

  1. Meninggal dunia
  2. Berahir masa jabatan
  3. Diberhentikan berdasarkan keputusan rapat
  4. Tidak dapat menjalankan tugas sebaaimana mestinya
  5. Mengunurkan diri setelah mendapatkan persetujuan rapat.

BAB  VI

PERMUSYAWARATAN

Pasal 17

Permusyawaratan IKNI HSQI terdiri dari :

  1. Rapat pengurus
  2. Rapat Kerja Daerah dan Rapat Kerja Nasional
  3. Musyawarah daerah dan Musyawarah Nasional

Pasal  18

Rapat pengurus terdiri dari Rapat Harian dan Rapat Pleno

Pasal 19

Rapat Kerja Daerah dan Rapat  Kerja Nasional diselenggarakan sekurang-kurangnya setahun sekali untuk melakukan evaluasi dan penyusunan program kerja tahunan.

Pasal 20

Musyawarah Daerah dan Musyawarah Nasional diselenggarakan 5 (lima) tahun sekali, pada saat masa akhir jabatan untuk menyampaikan pertanggung jawaban pengurus lama, memilih pengurus baru dan menetapkan progam kerja.

BAB  VII

PEMBIAYAAN

 

Pasal  21

Pembiayaan IKNI HSQI diperoleh dari :

  1. Komisi dari owner HSQ (CSR)
  2. Bantuan Lembaga Pmerintah, LPNK, TNI, POLRI, BUMN, Perusahaan Swasa dan Perguruan Tinggi
  3. Bantuan Masyarakat
  4. Bantuan luar negeri
  5. Usaha-usaha lainnya yang halal, sah dan tidak mengikat.

 

 

 

 

 

 

BAB VIII

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

 

Pasal 22

Anggaran dasar hanya dapat diubah  dengan Keputusan Musyawarah Nasional (Munas) IKNI HSQI.

BAB  IX

PENUTUP

 

Pasal 23

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran dasa ini, diatur dalam Angaran Rumah Tangga
  2. Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan

Ditetapkan di   :  Jakarta

Pada tanggal   :  29 Januari  2013

Fokkus Babinrohis Nasional

Ketua Umum                                             Sekretaris Jenderal

H.A. Aziz rifa’i M, SH, MM, Chm                    Drs. H. Moch. Sugiarto, MM, Chm

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANGGARAN RUMAH TANGGA

( ART )

IKATAN ALUMNI HEALING SPIRITUAL QUOTIENT INDONESIA

BAB I

ORGANISASI

Pasal 1

Ikatan Alumni Healing Spiritual Quotient Indonesia (IKNI HSQI), mempunyai hubungan organisasi  yang bersifat vertikal

Pasal 2

  1. IKNI HSQI  adalah induk organisasi yang berkedudukan di Ibukota Negara
  2. IKNI HSQI Provinsi adalah Pimpinan organisasi di tingkat Provinsi yang berkedudukan di Ibukota Provinsi.
  3. IKNI HSQI Kabupaten/Kota adalah Pimpinan organisasi di  tingkat Kabupaten/Kota yang berkedudukan di Ibukota Kabupaten/Kota.
  4. IKNI HSQI Unit Instansi Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian/Badan Usaha Milik Negara/Swasta/Perguruan Tinggi dan Luar Negeri adalah pimpinan organisasi yang berkedudukan di tempat unit Instansi Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian/Badan Usaha Milik Negara/Swasta/Perguruan Tinggi.

BAB II

KEPENGURUSAN

Pasal 3

Kepengurusan IKNI HSQI Tingat Pusat, mempunyai kegiatan dengan nama Bidang-bidang   sebagai berikut  :

1.         Bidang Sosial dan Budaya

2.         Bidang Pendidikan dan Pelatihan

3.         Bidang Penelitian dan Pengembangan

4.         Bidang Humas dan kerjasama Dalam dan Luar Negeri

Pasal 4

  1. Syarat-syarat menjadi Pengurus adalah  :
    1. Anggota IKNI HSQI
    2. Berusia sekurang-kurangnya 18 tahun
    3. Menyetujui AD/ART IKNI HSQI
    4. Berakhlak mulia
  1. Kewajiban Pengurus :
    1. Menjaga nama baik organisasi
    2. Melaksanakan seluruh kegiatan yang telah diprogramkan
    3. Memelihara dan bertanggungjawab terhadap harta kekayaan organisasi
  1. Hak-hak Pengurus :

1)    Menyampaikan pendapat

2)    Memilih dan di pilih

3)    Memberikan suara

4)    Mendapat pelindungan organisasi.

BAB  III

MASA JABATAN

Pasal  6

  1. Pengurus IKNI HSQI Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Unit Instansi Kementerian/BUMN/Swasta/Perguruan Tinggi/Luar Negeri diangkat untuk masa jabatan 5 tahun dan dapat dipilih kembali hanya sampai dengan periode kedua berdasarkan hasil Musyawarah Nasional/Daerah dan berdasarkan Rapat Pengurus IKNI HSQI Unit Intansi Kementerian, LPNK, BUMN, TNI, POLRI, Swasta, dan Perguruan Tinggi.
  2. Apabila salah satu anggota Pengurus berhenti sebelum berakhir masa jabatannya, maka dapat diganti berdasarkan Rapat Pengurus IKNI HSQI Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan berdasarkan Rapat Pengurus IKNI HSQI Unit Kementerian, LPNK, BUMN, Swasta dan Perguruan Tinggi.

BAB  IV

PERMUSYAWARATAN

 

Pasal  7

  1. Rapat Pengurus Harian  adalah Rapat Pengurus Terbatas yang terdiri dari Ketua Umum/Ketua/Wakil Ketua, Sekretaris Umum/Sekretaris/Wakil Sekretaris,  Bendahara Umum/Bendahara/Wakil Bendahara.
  2. Rapat Pengurus Pleno  adalah Rapat Pengurus Lengkap
  3. Rapat Kerja Daerah diikuti oleh semua anggota dan Pengurus Tinkat Provinsi dan Utusan Tingkat Kabuapten/Kota.
  4. Rapat Kerja Nasional  diikuti oleh semua anggota dan Pengurus Tingkat Pusat, dan Utusan IKNI HSQI Propinsi;
  5. Musyawarah Nasional IKNI HSQI dilakukan 5 (lima) tahun sekali pada akhir masa jabaan, diikuti oleh semua anggota Pengurus IKNI HSQI Pusat dan utusan Pengurus IKNI HSQI Provinsi untuk menyampaikan pertangung jawaban pengurus lama, memilih pengurus baru dan menetapkan program kerja organisasi.
  6. Musyawarah Tingakat Provinsi dilakukan 5 (lima) tahun sekali pada akhir masa jabaan, diikuti oleh semua anggota Pengurus IKNI HSQI Provinsi dan utusan Pengurus IKNI HSQI Kabupaten/Kota untuk menyampaikan pertanggung jawaban pengurus lama, memilih pengurus baru dan menetapkan program kerja.
  7. Musyawarah Tingkat Kabupatn/Kota, dilakukan 5 (lima) tahun sekali pada akhir masa jabaan, diikuti oleh semua anggota Pengurus IKNI HSQI Tinkat Kabupaten/Kota,  dan utusan dari Unit IKNI HSQI Instansi, BUMN, TNI, POLRI, Swasta dan Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan, untuk menyampaikan pertangung jawaban pengurus lama, memilih pengurus baru dan menetapkan program kerja.

BAB  V

KETENTUAN-KETENTUAN LAIN

 

Pasal 8

  1. Apabila dipandang perlu untuk mendukung dan melakanakan kegiatan organisasi, dapat dibentuk Lembaga Pendukung yang berbentuk Yayasan, Koperasi atau Perseroan Terbatas.
  1. Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di   :  Jakarta

Pada tanggal   :  29 Januari  2013

Fokkus Babinrohis Nasional

Ketua Umum                                              Sekretaris Jenderal

H.A. Aziz Rifa’i M, SH, MM, Chm                   Drs. H. Moch. Sugiarto, MM, Chm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: